“Jika dua orang sepakat meminta apapun, permintaan mereka akan dikabulkan Bapa di surga”. Mat 18:19. Mari kita berdoa bersama di Gua Maria Ratu Besokor
Misa Novena yang Pertama (Periode September 2013 - Mei 2014) ** Minggu, 1 September 2013, Pkl.08.30 wib ** Tema: "Bunda Maria dan Ketangguhan Iman di Jaman Modern" ** Oleh : Mgr. Johanes Pujasumarta,Pr
Sambutan Koordinator Panitia Peringatan Hari Air Sedunia 2013 & Penutupan Eakristi
WORLD WATER DAY 2013
GUA BUNDA MARIA RATU BESOKOR
DALAM SEMARAK MENYAMBUT HARI AIR SEDUNIA 2013
"BERSAMA-SAMA BANGKIT MEMELIHARA AIR"
Memperingati Hari Air Sedunia ke 20 tanggal 22 Maret 2013, Paroki ST. Martinur
Weleri melalui kepanitiaan yang telah dibentuk membuat serangkaian acara yang
dikemas melalui Tema “ Bersama-sama
Bangkit Memelihara Air “. Kegiatan ini bertujuan untuk :
1.Mensyukuri Rahmat Allah atas anugerah air yang
diterima secara Cuma-Cuma
2.Mensosialisasikan kepada masyarakat luas akan
arti penting air sebagai sumber hayati
yang harus dijaga kelestariannya, melalui penyebaran leaflet / brosur tentang
air, berbagai himbauan penghematan dan pengelolaan air melalui stiker ,
kampanye air melalui kaos dan pemasangan MMT.
3.Menggerakkan masyarakat untuk memelihara
sumber/mata air , menghemat penggunaan air, memberikan edukasi tentang upaya
mengembalikan air kembali kedalam tanah melalui Biopori, memperbanyak daerah
resapan dan penanaman pohon berbagai
jenis.
Tujuan-tujuan tersebut merupakan implementasi
dari salah satu tujuan Arah Dasar ( Ardas ) Keuskupan Agung Semarang Tahun 2011
– 2016 pilar ke empat yaitu Memelihara Keutuhan Ciptaan.
Bentuk-bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan
adalah :
1.Misa Syukur atas bumi dan air yang dikemas
melalui Misa Tirakatan Malem Jumat Kliwon di Pelataran Gua Maria pada hari
Kamis 21 Maret 2013 pkl. 18.00 – 19.00 bernuansakan budaya jawa dan dihadiri
oleh umat katolik Weleri dan sekitarnya, komunitas Suster-Suster Abdi Kristus
dari Ungaran , Tim Ritual dari Yogyakarta.
2.Seusai misa dilanjutkan Adorasi Sakramen Maha
Kudus oleh Tim Adorasi bertempat di
lokasi makam Yesus.
3.Sementara
itu di pelataran dilanjutkan acara ramah tamah yang dihadiri oleh Camat Weleri,
Kepala Desa Sidomukti, bekel Sidomukti, Ketua RT/RW serta warga masyarakat RT.
04 dan 05 Kampung Besokor. Dalam acara ramah tamah disajikan makan malam
bersama secara sederhana yaitu makan Sego Meteng, nasi yang dibungkus daun
pisang yang didalamnya sudah diberi aneka sayur dan lauk kemudian dikukus dan
disajikan dengan berbagai aneka gorengan sebagai tambahan lauknya, dengan
diiringi alunan musik keroncong bertemakan air.
4.Dalam
kesempatan ini juga diserahkan tali asih berupa uang 2 juta kepada warga
pengguna air di RT. 04 dan 05 yang diperuntukkan bagi pemeliharaan / perawatan
instalasi air yang ada.
5.Warga RT.
04 dan 05 serta Gua Bunda Maria Ratu di Besokor selama ini menggunakan air yang
dialirkan dari Tuk Sirandha dan Tuk Ngangkrik kurang lebih 2 km dari
perkampungan yang dialirkan
melalui pipa-pipa pralon yang dibangun oleh
masyarakat dan pengelola gua maria.
6.Seusai
ramah tamah dilanjutkan acara Wungon “ MAhargya
lan ngaLEMbana sang JUru selaMATKang Lenggah Ipun WONten nazareth “
yang disingkat MALEM JUMAT KLIWON (
Perayaan World Water Day 22 Maret 2013 jatuh tepat pada hari jumat kliwon ).
7.Pagi
harinya Jumat 22 Maret 2013 pkl. 08.00 dilakukan visitasi / kunjungan ke
Tuk-Tuk SiNGA ( Sirandha dan Ngangkrik ) yang diikuti oleh Rm. Sugihartanto, Pr, Rm.
Simon Atas Wahyudi, Tim Ritual dari Yogyakarta, Kepala Desa dan Bekel
Sidomukti serta umat katolik. Dalam kunjungan ini dilakukan doa oleh kedua
romo dan tim ritual yang dikemas dengan inkulturasi , nuansa ritual tradisi
jawa Ruwat Bumi agar Tuhan berkenan memelihara kedua sumber air tersebut untuk
kelangsungan hidup gua dan masyarakat. Setelah itu dilakukan penanaman pohon
trembesi , karet lanang dan beringin oleh Ketua Dewan , Tim Ritual dan kepala
Desa Sidomukti.
8.Dalam
kotbahnya Rm. Sugihartanto menyampaikan tentang anugerah air dari Tuhan, manfaat
air bagi kehidupan, menggunakan dan mengelola air dengan baik dan benar , dan
upaya-upaya menjaga kelestariannya.
9.Sementara
itu kepala desa Sidomukti mengaku baru pertama kali mendengar ada peringatan
Hari Air Sedunia, karenanya dia merasa bersyukur ada perayaan seperti ini dan
berjanji akan menggerakkan warganya untuk menghemat dan menghargai air.
10.Dan pak Camat Weleri dalam sambutannya
menyampaikan program-program penyelamatan air sejalan dengan program yang sudah
dicanangkan oleh Bupati kendal, yaitu setiap pasangan yang akan menikah
diwajibkan menanam satu pohon.
Ilustrasi :
Bahwa kebutuhan air warga 04 dan 05 Besokor
desa Sidomukti kecamatan Weleri serta
Gua Bunda Maria Ratu Besokor, selama ini dicukupi oleh Tuk Sirandha dan Tuk
Ngangkrik yang berada 2 km arah selatan tepatnya di areal perkebunan Sumur Pitu
Desa Pagergunung Kecamatan Pageruyung.
Air dari tuk kemudian dialirkan melalui pipa
pralon naik turun bukit dan dibuatkan bak penampungan utama di lokasi Gua Maria
lalu didistribusikan kerumah-rumah warga masyarakat 04 dan 05 Besokor. Oleh
pengelola Gua, setiap bulannya dilakukan pengecekan dan perawatan ringan agar
aliran air lancar.
Perayaan hari Air Sedunia di Paroki ST.
Martinus Weleri dinyatakan SUKSES dan tahun depan direncanakan untuk yang lebih
baik lagi.
Terima kasih , Berkah Dalem
Koordinator Panitia Peringatan Hari Air
Sedunia 2013
Paroki ST. Martinus Weleri
Y. Tedy Sukono
Visitasi Tuk Sirandha dan Tuk Ngangkrik dan Penanaman Pohon, Jumat Tgl.23 Maret 2013
Team Peduli Air 2013
Background Batik "Truntum" Misa Syukur atas Bumi dan Air
**Motif batik Truntum di ciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan Paku Buwana III), bermakna cinta yang tumbuh kembali. motif ini diciptakan sebagai simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi dan semakin lama terasa semakin subur berkembang (tumaruntum).
Kita memakai motif "truntum" lengkap dengan puspa dan gordha pada Hari Air Sedunia ini, agar cinta akan lingkungan hidup, khususnya mata air SiNGA (Sirandha dan Ngangkrik) yang tumaruntum (truntum) tetap mekar (puspa) dan hidup (gordha) dan berkembang.
Team Ritual, Romo At@s, Dewan Paroki & sebagian team
Team Peduli Air
Perjalanan ke Tuk Sirandha & Tuk Ngangkrik
Persiapan pemberkatan Tuk Sirandha
Pemberkatan Tuk Sirandha oleh Rm.R.Sugihartanto,Pr
Prosesi Pemberkatan
Prosesi pemberkatan
Pemberkatan tumpeng
Penanaman pohon disekitar Tuk oleh Bpk.Lurah desa Besokor
Penanaman pohon oleh Rm.R.Sugihartanto & Rm. S.Atas.W,Pr
Pemberkatan di Tuk Ngangkrik
Pemberkatan Tuk Ngangkrik
Pemberkatanan Tuk Ngangkrik
Pemberkatan sesaji
Pemberkatan sesaji
Potong tumpeng oleh Bpk Lurah Besokor
Serah terima tumpeng kepada Dewan Paroki Weleri
Makan bersama setelah pemberkatan ke-2 Tuk
Regenerasi pohon Bendo
Ekaristi Syukur atas Bumi dan Air menyambut HARI AIR SEDUNIA KE-20,
Kamis 21 Maret 2013 : "BERSAMA-SAMA BANGKIT MEMELIHARA AIR"
Sekapur sirih:
Dasar penyelenggaraan peringatan Hari Air Sedunia di Gua Bunda Maria Ratu Besokor:
Semangat dan cita-cita dari gerakan Eko-Pastoral yang membuat "Gerakan pelayanan untuk memelihara keutuhan alam ciptaan". Semangat ini harus ditumbuhkan dalam diri setiap ciptaan yang mentaai dan mengasihi Sang pencipta.
Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang pada pilar ke-4 tahun karya 2013 ini: agar kita turut serta memelihara keutuhan ciptaan.
PBB pada tahun 2013 ini memperingati Hari Air Sedunia yang ke-20.Kita perlu mensuport dan terlibat dengan advokasi pemeliharaan air bersih didunia kita.
Kita memiliki tradisi budaya adiluhung dimana menempatkan alam ciptaan sebagai sarana mengabdi Sang Pencipta; perlu dirayakan dengan kearifan lokal.
Realitas kebutuhan air yang cukup urgen (mendesak) untuk gua dan masyarakat sekitar. Kedua Tuk SiNGA (Sirandha dan Ngangkrik) lah yang bisa diandalkan. Sudah sepatutnyalah kedua tuk ini dipelihara dan dilestarikan sementara berupaya juga untuk mencari terus menerus sumber-sumber air yang lain.
Selamat Merayakan Hari Air Sedunia 2013.
Terimakasih atas peran-serta-aktif anda; yang dengan caranya masing-masing telah dan akan terlibat memelihara dan melestarikan mata air-mata air disekitar Gua Bunda Maria ratu Besokor ini.
Salam WoWDy
CP WoWDy'13
0811 25 0899
0817 25 0899
Sambutan ketua panitia WWD'13
Misa Syukur atas Bumi dan Air
dalam nuansa adat Jawa
Misa menyambut WWD'13
Keroncong Koor Gregorius Paroki St.Martinus Weleri
Bacaan Injil oleh Rm.R.Sugihartanto,Pr
Homili Rm.R.Sugihartanto,Pr
Doa Syukur Agung
Pembukaan Adorasi WWD'13 di Joglo Pieta w/ Rm.S.Atas.W,Pr
Adorasi bersama Tim Ritual dr Yogya
Sajian Wedang Ronde oleh Panitia
Sajian "sego meteng" oleh panitia
Ramah tamah dg masy& lurah Besokor
serta Camat Weleri
Kegiatan Sekitar World Water Day 2013
Kamis, 21 Maret 2013 : 1. Jam 18.00 wib : Perayaan ekaristi syukur atas bumi dan air, dengan nuansa tradisi jawa. 2. Jam 19.00 wib : Ramah tamah bersama komunitas dan masyarakat pengguna air. 3. Jam 20.00 wib : Wungon dengan adorasi di joglo Pieta s/d 22.00 wib. Jumat, 22 Maret 2013 : 1. Jam 08.00 wib : Perjalanan visitasi ke tuk-tuk SiNGA ( Sirandha dan Ngangkrik). 2. Jam 09.00 wib : Perayaan pemberkatan ke 2 tuk, dan penanaman pohon.
GBMRB get Involved in UN World Water Day'13 Events
Even Map UN WWD'13
Visitasi rutin setiap bulan, Anggara Kasih/Selasa Kliwon ke Tuk Ngangkrik dan Tuk Sirandha yang menjadi sumber mata air di Gua Bunda Maria Ratu Besokor
Siapapun akan mengalami bagaimana sulitnya prsoalan hidup, terasa meghimpit tak peduli bahwa kekuatan kita mulai rapuh atau tidak. Pada saat itulah kita baru menyadari bahwa ada kekuatan lain diluar kita pada saat itu pula bahwa kita mau tidak mau secara iklas menyandarkan hidup kita pada yang Illahi.
Demikianpun juga yang dialami oleh Bapak Sukron asal Dukuh Jepit-Wonosobo, Jawa tengah mengalami hal yang sama jatuh bangun dalam menanggapi persoalan hidupnya sampai akhirnya beliu menjtuhkan pilihan Bunda Maria menjadi tumpuan persoalan hidupnya.
Bapak Achmad Sukron (demikian nama lengkapnya) asal desa Bumitirto Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosabo mengungkapkan, pertama datang di Goa Maria Ratu Besokor sekita Tahun 2004, waktu itu ketika mengalami kebangkrutan usahanya . Bapak Sukron yang seorang Muslim yang sudah malang melintang mencari “ilmu” di beberapa pondok pesantren dan beberapa kiai yang cukup nama di Jawa ini. Bapak Sukron ketika itu bertemu dengan seseorang dari Temanggung (Jawa Tengah), Bapak Sukron menceritakan tentang persoalan hidup yang beliu alami. Dari beberapa pembicaraan sahabat Pak Sukron (sebut saja demikian) antara lain menyarankan agar datang di Goa Bunda Maria Ratu di Besokor. Pak Sukron bingung dimana itu? Kemudian seorang sahabat dari Temanggung ini memberika pada Pak Sukron alamat serta denah yang lengkap dimana Goa Bunda Maria Ratu, Besokor- Weleri itu berada.
Pendek cerita, alamat yang dicari-cari ditemukan. Pak Sukron yang Muslim itu melakukan ibadat yang biasa beliau lakukan termasuk diantaranya Sholat 5 waktu di kawasan Goa Bunda Maria Ratu. Bebarapa hari Pak sukron “Tirakatan dihadapan Bunda.
Merasa sudah mendapat kesegaran jiwa Pak Sukron pulang. Singkat kata beliau telah mendapat solusi atas persoalan hidup yang dialaminya.
Kini setelah 6 Tahun berselang Pak sukron mengalami kembali kesulitan ekonomi, kali ini mengalami penipuan hingga ratusan juta rupiah dan akhirnya harta benda terakhir yang dimiliknya , berupa rumah tinggal serta sedikit kebun pertanian disita oleh pihak keluarga, terkait dengan penipuan yang dialaminya. Dalam keadaan bingung tidak karuan Bapak Sukron memilah-milah kembali tempat ziarah mana yang akan membantu untuk menyelesaikan persoalan hidupnya kali ini. Setelah lama memilah-milah, “ secara tidak sengaja mata batin saya tertuju pada Bunda Maria. Sayapun bergegas, dengan cara ritual saya, saya mandi keramas lalu masuk kamar bermeditasi. Selang tidak berapa lama, saya mendengar “wisikan” (suara) yang intinya, “datanglah kesana” setelah itu ada cahaya kuning terlihat juga Bunda maria hadir lalu hilang, “ ungkap pak Sukron.
Pak Skron berangkat ke Goa Bunda Maria Ratu Besokor-Weleri, dengan satu harapan akan dipsrahkan seluruh persoalan hidupnya kepada Bunda Maria. Sampai tulisan ini dibuat Pak Sukron masih tinggal di Goa Bunda maria Ratu, Besokor- Weleri ( sampai hari ini Pak Sukron sudah berada di Goa Bunda Maria Ratu, Besokor sudah kurang lebih 14 hari).
Weleri, 5 Desember 2010
Tentang Bapak Sukron
1. Pendiri dan pemilik padepokan “Lengger Putri” (Tari Lengger, tari Jathilan) di Desa Bumitirto Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo.
2. Prestasi Padepokan :
A.Juara kesenian tingkat nasional di bali tahun 2005
B. Oleh departemen pariwisata Kab. Wonosobo dikirim ke Taman
Mini indinesia Indah di Jakarta tahun 2006
C .Oleh Duta Besar Amirika di Indosnesia diminta tampil di Amirika